Mengenal Smartphone fotografi


Selamat malam semua, kayanya masih rame sama trit minor update nih. Sembari nunggu Oreo datang, yuk yang mau belajar bareng teknik fotografi ngumpul disini. :D

Sesuai jargon yang diberikan Xiaomi untuk Mi A1 "Flagship dual camera", rasanya kurang greget kalo kita ga bahas bareng soal kamera Mi-ewan ini. Supaya ga bingung, kita bikin list pertanyaannnya dulu ya ? 

1.  Dual camera itu apa sih ?
2.  Perbedaan kamera wide dan mode  potrait (50mm f/2.6)   
     itu apa ya ? 
3.  Gimana supaya hasil fotonya terang dan detil ?
4.  Fotografi smartphone dengan DSLR sama ?
5.  Ada tips dan trik untuk foto dengan Mi-ewan ? 

Oke mari kita jawab,

1. Dual camera pada smartphone jaman sekarang memungkinkan kita mempunya dua lensa sekaligus pada satu smartphone, seperti di DSLR, ada istilah  “lensa Fix” , “lensa kit” dan “lensa tele” . Di Mi-ewan ini terdapat “lensa kit” (wide-tele) dan”lensa fix” (50mm portrait). 

2. Perbedaannya adalah aperture (f)  dan  focal length atau jarak fokus pada tiap kamera yang akan mempengaruhi “DOF” atau bidang fokus pada gambar yang akan diambil. Foto yang diambil dengan mode portrait akan menghasilkan bidang fokus yang sempit (bokeh/blur) karena menggunakan lensa fix 50 mm f/2.6 . Sedangkan lensa wide akan menghasilkan bidang fokus yang luas karena aperture dan focal length akan otomatis menyesuaikan. ( Contoh pada DSLR shutter priority, Aperture priority dll).

3. Untuk menghasilkan foto yang detil dan terang, kita wajib memahami segitiga eksposure. Sederhananya, shutter speed (kecepatan bukaan rana lensa), ISO (sensitifitas sensor kamera terhadap cahaya) dan Aperture (bukaan diagframa) adalah satu kesatuan yang saling mempengaruhi. Masih ingat dengan bungkus film jaman dulu ? Era analog sensitifitas cahaya bergantung pada film itu sendiri . Contohnya Fujifilm ASA 200 Super Color (200 disini dalam dunia digital adalah ISO 200) yang artinya dari segitiga eksposure komponen ISO/ASA tidak bisa diganti (kecuali mengganti film dengan ASA yg lebih tinggi) dan hanya mengubah komponen shutter speed dan aperture. 

Contoh kondisi mengambil foto pada siang hari menggunakan film : 

Fujifilm ASA 200 
Shutter speed :  1/125 detik
Aperture f/11 

4. Pada dasarnya  aturan baku dunia fotografi adalah sama, yang berbeda adalah keterbatasan-keterbatasan pada tiap alat. Dalam hal ini fotografi smartphone terbatas pada pengaturan  slow shutter (1 detik dst), ISO dan Aperture. 

Contoh segitiga eksposure pada  mode manual  Mi-ewan terbatas pada pengaturan  shutter speed  1/8 detik yang berarti kita tidak bisa melakukan “long exposure” yaitu  dibawah 1/8 detik (1 detik dst) juga tidak bisa mengubah aperture, akhirnya dari komponen segitiga eksposure yang tersisa hanyalah ISO dengan konsekuensi semakin tinggi iso akan semakin tinggi noise yang dihasilkan. (hasil foto bergantung pada banyak hal seperti sensor dll)

5.    Bersambung ya, lanjut kerja dulu 😅


Semoga bermanfaat ✌️

Unduh gambar :https://drive.google.com/file/d/1qBmQ4X6ki7nAYDvaQFgS4MNbM9rynuTf/view?usp=sharing

Referensi bacaan :

http://ayobelajarfoto.blogspot.co.id/2015/07/cara-mudah-memahami-segitiga-exposure.html
http://belfot.com/memahami-aperture-depth-of-field/
http://belfot.com/stop-dalam-fotografi/
http://kameraanalogantik.blogspot.co.id/2013/05/dasar-dasar-teknik-kamera-analog.html
http://digitalfotografi.net/memahami-segitiga-exposure/


*Ditulis pada official group Xiaomi Mi A1 Facebook*
Mengenal Smartphone fotografi Mengenal Smartphone fotografi Reviewed by Chris on 10:43 Rating: 5

No comments